Minggu, 12 Mei 2013

JR#13 Akhir Pembelajaran Ritel

    Tidak terasa hari hari berlalu begitu cepat, dari waktu ke waktu bagaikan mimpi di malam hari yang datang seketika. Begitu juga dengan kuliah online ku yang tidak terasa sudah memasuki detik-detik kelulusan yang artinya akan segera usai. Begitu banyak sekali kenangan-kenangan yang terukir di dalamnya. Kebersamaan yang indah, kehangatan yang menyentuh hati, canda tawa yang tidak akan terlupakan, susah senangnya dalam menyelesaikan tugas dan memiliki tantangan tersendiri. Saya merasa beruntung dan senang sekali mempunyai kesempatan belajar bersama Universitas Ciputra. Disinilah semangat entrepreneur ku terpupuk, aku menemukan pemikiran baru dan jati diriku sendiri.
   
     Kini tibalah saatnya menempuh ujian akhir, hati ku berdebar-debar untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian ini, entahlah....mungkin ini sebuah refleks yang datang begitu saja selayaknya orang yang sedang panik. Padahal selama menjalani pembelajaran ini saya benar-benar menikmatinya meskipun terkadang mesara berat dan tak mampu dengan waktu yang sangat minim namun karena adanya keinginan dan niat akhirnya saya juga bisa menyelesaikan semua tugas tanpa melewati batas waktu akhir yang ditentukan oleh Bapak Dosen Nur Agustinus. Saya senang sekali bisa belajar langsung dengan beliau, beliau menerangkan semuanya secara detail mulai dari pengertiannya hingga contohnya.

      Banyak sekali hal-hal yang saya dapatkan dari proses pembelajaran ini dan terasa perubannya dalm diri ku mulai dari sikap, perilaku yang dulunya cuek sekarang menjadi perhatian terhadap apa yang ada disekelilingku. Cara pandang dan pemikiranku ku juga mengalami perubahan. Dulu mendengar kata-kata bisnis, saya kurang begitu tertarik karena dulu saya berfikir bisnis itu bisa sukses hanya untuk orang-orang yang berpendidikan tinggi dan memang sudah ahli saya tidak membayangkan mereka memulainya juga dari 0 besar yang harus jatuh bangun. Orang sukses karena dia mampu bertahan dan bangkit lagi disaat mereka terjatuh, mereka terus menerus mencoba menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif. Fikiran saya menjadi terbuka gagal itu adalah suatu hal yang biasa, jika ingin sukses jangan takut gagal. Kegagalan bukanlah pedang yang memutuskan semangat namun gagal adalah cambuk yang menyadarkan kita untuk melakukan perbaikan.

     Program pembelajan ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan akan menjadi bekal untuk berentrepreneur. Saya belajar ritail dari 0, dari yang sama sekali tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak bisa menjadi bisa seperti halnya ketika saya mendapat tugas membuat blog pribadi http://zeeceria.blogspot.hk/  , blog online http://zeeimagefashion.blogspot.hk/ , dan pembuatan video http://www.youtube.com/watch?v=gSodP3mXeD8 ini hasil dari yang tadinya tidak bisa sama sekali akhirnya saya juga bisa membuatnya meski perlu berbaikan dan peningkatan lagi. Jadi belajar di Universitas Ciputra Entrepreneurship Distance Online yang memang pembelajarannya lewat online dalam jarak jauh namun tidak kalah dengan belajar secara langsung dalam gedung. Bahkan belajar jarak jauh mempunyai kelebihan tersendiri kita bisa belajat dimana saja dan kapan saja tanpa terikat waktu selain itu mendidik kita belajar mandiri, melatih kita untuk memanfaatkan jejaring internet secara optimal.

      Banyak sekali memory yang terukir selama pembelajaran berlangsung ada keakraban, persahabatan yang erat, kebersamaan saling membantu dan member dukungan kepada sesame apalagi kelompok Smart Wonder yang selalu kompak. Kami selalu belajar bersama, diskusi bersama entah dalam kelas maupun di luar kelas sehingga membuat kami begitu dekat bagaikan satu keluarga.
Anggota Smart Wonder
Foto awal terbentuknya Smart Wonder
Belajar Di Taman



SW di Flower Show
Puji, Zee, Sofy, Misi

  
     Setelah saya belajar lebih dalam mengenai ritel kini saya lebih mantap untuk mengelola usaha yang sedang saya jalankan. Mengelola usaha ritel itu harus detail dalam segala hal, dulu sebelum belajar saya tidak memperhatikan kedetailan yang seharusnya saya perhatikan. Bayak sekali pelajaran yang dapatkan disini salah satunya mengenai bootstrap yaitu sebuah cara untuk mendapakan sumber daya tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Setelah saya mengenal dan mempelajari bootstrap muncullah sebuah ide yang tak terduga. Ketika saya mengalami kesulitan dalam keuangan untuk mendapat membeli sebuah tanah sebesar untuk membeli sebuah tanah sebesat 60 ubin dengan harga 1 juta per ubin namun dia menjual dengan harga 50 juta karena dia sedang mengalami masalah dan sangat membutuhkan uang tersebut namun karena kebetulan uang saya sudah terpake buat hal-hal yang lain dan hanya sisa 30 juta waktu itu. Dengan keadaan tersebut karena saya sudah belajar bootstrap akhirnya saya membeli sawah tersebut hanya dengan harga 30 juta dan yang 20 juta saya dapatkan dari menyewakan sawah tersebut kepada seseorang yang biasa saya panggil Pak Dhe. Akhirnya saya dapat membantu tetangga saya dan mendapatkan sawah dengan harga 30 juta.    Banyak sekali manfaat-manfaat lainnya yang tidak bisa ditulis satu persatu. Niat saya untuk kembali ke tanah air untuk menjadi semakin mantap. Saya akan melanjutkan bisnis online yang nantinya saya akan perkembangkan ke beberapa Negara dengan menggunakan pemikiran efektuasi dari apa yang bisa saya lakukan  siapa diri saya, apa yang saya tahu dan siapa yang saya kenal dan sekarang bukan hanya BMI Indonesia saja yang menjadi sasaran bisnis saya namun saya juga memasarkannya kepada BMI Filipin. Saya juga akan membuka usaha lain yang sedang saya rancang ketika saya pulang ke Indonesia nantinya.  

       Tiada ada yang tidak mungkin asalkan kita mau bersungguh-sungguh, kita pasti akan mencapainya, saya percaya bahwa saya pasti bisa meraih cita-cita saya menjadi seorang entrepreneur hanya tingagal menunggu waktunya, lambat atau cepat ditentukan seberapa besar keinginan kita untuk mewujudkannya.

   Saya sangat bertemima kasih kepada pra Bapak/Ibu Dosen yang telah membimbing kami. Bapak Nur Agustinus, Bapk Teddy Saputra dan Bu Poedji Tan.Untuk bapak dosen wali kelas C Pak Nur agustinus saya ucaapkan terima kasih banyak atas bimbingannya dan senantiasa dan banyak meluangkan waktu bergadang hanya untuk memdidik kami agar kami paham dengan materi-materi yang ada. Selain itu bapak juga begitu memahami kami meski diantara kami kadang bandel dalam mengumpulkan tugas. Jika kami merasa down, tidak semangat beliau meluangkan waktu untuk memberi semangat, mengirimkan sebuah lagu agar kami tetap semangat dan relax.


Saran & Kritik
Untuk memberi kritik terus terang saya bingung mau ngomong apa karena menurut ku bapak sudah melakukan yang terbaik untuk kami.

Saran saya pembelajaran ini sebaiknya diadakaan pertemuan secara langsung dengan Bapak/Ibu Dosen minimal 2 kali, entah di awal pembukaan dan akhir penutupan, Ini akan menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi murid-murid belajar dan bertemu secara langsung dengan para pembimbing selain itu akan lebih terkesan pembelajarannya.
Terima kasih….


Smart Wonder bersama Dosen Universitas Ciputra


Sabtu, 27 April 2013

JR#12 PROJECT MEMBUAT VIDEO

    Hmmmm.... perasaan sudah lama saya gak nulis di blog karena beberapa hari dibuat pusing dengan kegiatan-kegiatan yang penuh tantangan. Di minggu ke-12 kami peserta PER batch 2 mendapat tugas membuat video mengenai project pasar yang sedang kami rintis. Lagi-lagi tugas ini adalah tugas yang belum pernah saya lakukan  jadi membuatku sangat bingung bagaimana caranya mengerjakan tugas ini. Hari demi hari saya mencoba otak-atik tanya ke kanan kiri, depan belangan pun masih belum bisa parahnya gak mudeng sama sekali meskipun sudah bertanya-tanya hehehehe....

      Kata bapak dosen sebenernya membuat/ mengedit video itu sangat simple, intinya hanya memotong, menyambung dan menyisipkan tapi bagi saya karena belum bisa tugas membuat video ini sangatlah sulit dan saya juga hampir putus asa. Batas waktu pengumpulan tugas pun semakin dekat, semua aplikasi video editor saya download karena saking ingin bisa membuat video namun malah akhirnya laptop jadi eror, banyak sekali virus yang masuk. Ketika itu saya juga masih belum bisa cara-caranya mengedit dan membuat video, saya bener-bener putus asa dan saya sudah tidak berfikir untuk turn-in, sudah pasrah tidak mendapat nilai untuk tugas ini.

      Ketika saya pasrah untuk berhenti hati kecil saya menolak, saya harus bisa walau bagaimanapun hasilnya yang penting harus mencoba sampai bisa. Akhirnya saya browsing-browsing kembali dan saya pelototin langkah-langkah yang saya temukan dibeberapa artikel maupun youtube. Kesempatan untuk mengumpulkan tugas hanya tinggal sehari semalem sampe jam 12 malam dan siangnya tentu saya gak bisa karena kerja. dalam hati saya "paling-paling saya gak bisa ngumpulin tugas sebelum jam 12" namun semua itu tidak mematahkan tekad saya untuk membuat video yang telah ditugaskan. Saya membuatnya saya ingin bisa, buakan karena semata-mata untuk mendapatkan nilai jadi dengan waktu yang sangat terbatas saya tetap mencobanya. Alhamdulillah lama-lama mengerti juga cara-cara mengedit video, akhirnya jadi juga video saya  walau masih banyak kekurangannya dan belum memuaskan hasilnya.

Perjalanan ini  menurut saya adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga dimana dari tidak bisa sama sekali asalkan mempunyai keinginan dan tekat pasti akan kita temukan jalannya dan prinsipnya berusaha, berusaha dan terus berusaha percayalah PASTI BISA hanya tinggal menunggu waktu saja.
Inilah hasil video saya yang masih perlu diperbaiki agar lebih menarik...




Kamis, 25 April 2013

JR#11 Tes Pasar

      Untuk melihat respon dan efektivitas strategi marketing yang akan diterapkan untuk kedepannya bapak dosen Nur Agustinus menyarankan kami agar melakukan TES PASAR, kegiatan ini sekaligus dijadikan sebagai tugas minggu ke-11 pada folder edmodo.

      Tujuan TES PASAR antara lain agar dapat mengukur respon pasar terhadap produk yang kita tawarkan, demikian juga jika menghadapi sejumlah masalah maka masalah tersebut dapat dilokalisir dengan demikian dapat membantu memperkecil resiko.

      Ketika saya mengadakan tes pasar, saya merasa senang karena mendapat tanggapan positive, saya katakan 80% dari orang-orang yang saya temui menyukai produk saya bahkan ada yang langsung membeli produk yang sya jadikan tester yaitu baju muslim dan beberapa jilbab malah saya juga langsung mendapat pesanan, pesanan yang paling banyak dan sering dibeli adalah jilbab.

     Selain rasa senang ada juga rasa gak enaknya yaitu karena salah sasaran akhirnya ditolak, dicuekin tapi semua itu saya anggap sebagai vitamin agar lebih kuat menghadapi rintangan kedepannya. Jadi dari pengalaman tersebut, pastikan kita menawarkan pruduk yang tepat sasaran, jangan buang-buang waktu untuk melakukan sesuatu/melayani hal yang tidak tepat. Jika kita tapat sasaran hasilnya akan lebih memuasaknan kita.

Jangan hanya karena produk kita ditolak oleh pasar yang tidak tepat mematahkan semangat kita...
Maju terus sampai sampai kita berhasil meraih apa yang kita inginkan
SALAM ENTREPRENEUR...

Sabtu, 06 April 2013

JR#10 PERSIAPAN YANG MEMAKAN BANYAK WAKTU

   
      Memasuki persiapan project sungguh membuatku benar-benar merasakan sedang berperang di medan perang hehehe.... Ya bagaimana tidak tugas kali ini adalah membuat online store sesuatu yang belum pernah aku lakukan dan tidak mempunyai wawasan dalam hal tersebut jadi dalam waktu 5 haripun pembuatan online store tidak terselesaikan apalagi dengan waktu yang sangat terbatas sekali. Hanya dimalam hari saya bisa mulai mengerjakan tapi sayangnya selalu ketiduran hehe...

      Karena kesibukan tugas negara yang tidak bisa ditawar, materi yang diberikan bapak dosen belum sempat aku baca dan aku pelajari hingga saat diskusi dimulai tidak ada persiapan namun saya senang dengan adanya diskusi saya jadi mempunyai tambahan pengetahuan yang sangat bermanfaat. Beruntung sekali saya mempunyai dosen yang pengertian, bijaksana dan sangat memahami anak didiknya hingga kami diberi waktu kelonggaran untuk mempelajari dan praktek bikin online store. Setiap kami mempunyai masalah beliau selalu memberi masukan.

     Alhamdulillah setelah beberapa hari otak-atik laptop dan dapat sharing dari teman-teman yang baik hati akhirnya jadi juga online store saya walau masih perlu perbaikan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Sebenernya asik juga kalau kita sudah tahu cara-caranya membuat online strore. Memang untuk pertama kalinya terasa sangat rumit dan menyebalkan tapi terbiasa otak-atik computer saat itu kita akan menikmatinya. Online store sangat bermanfaat sekali apalagi untuk pembisnis pemula selain bisa mencangkup jaringan yang luas dan tersebar diseluruh dunia juga tidak memakan biaya yang mahal. Ayuk gunakan dan manfaatkan jejaring internet sebaik-baiknya. Sesuatu kalau belum terbiasa memang akan  terasa sulit sekali  begitu juga dalam berbisnis.

Sesulit apapun harus tetap semangat dan berusaha "PASTI BISA" yeah....

Hadapilah dengan senyuman

Sabtu, 23 Maret 2013

JR #9 DEBAT PENDAPAT MELATIH KITA UNTUK BERFIKIR RASIONAL

     Diskusi malam minggu kemarin tepatnya tanggal 16 Maret, suasananya seru banget dari rame, tegang, serius, lucu sampe ngawak pun ada pokoknya mirip rasa nano-nano deh. heheh.....
Biasanya diskusi kita lakukan bersama teman sekelas saja dan dosen wali kelas. Namun beda dengan minggu kemarin ini, diskusi boleh dihadiri oleh temen-temen di luar kelas jadi memang agak rame tapi menyenangkan.

    Dalam diskusi kali ini kami membahas tentang bisnis model canvas yang sudah saya jelaskan di entri sebelumnya. Karena banyaknya karakter yang berbeda-beda dan perbedaan pemikiran terjadilah debat pendapat. Menurut saya perbedaan dan debat pendapat itu hal biasa selama masih dalam bentuk wajar yang paling penting menurut saya justru bagaimana kita menyikapinya dan bagaimana kita bisa menempatkan diri.

    Jika kia ambil dari segi positive sebenarnya debat pendapat melatih seseorang untuk berfikir secara rasional. Dari situ kita bisa belajar banyak hal, belajar sabar, belajar bagaimana menghargai orang lain, belajar adaptasi, belajar bersosialisasi dan banyak lagi. Selain itu dari debat pendapat akan mena secara tidak langsung menekan pikiran kita untuk berfikir lebih optimal karena bagaimanapun seseorang akan berusaha keras untuk bisa mengeluarkan pendapat yang positive sehingga bisa diterima oleh orang lain tentunya itu sangat bermanfaat untuk mengasah otak kita untuk mengeluarkan ide-ide cemerlang.

    Masih terniang ditelingaku nasehat dari Pak Anton "Pemimpin yang hebat adalah dia yang bisa menjadi pendengar yang baik" dalam nasehatnya tersirat bahwa bagaimanapun kita semua adalah manusia biasa yang tidak mungkin bisa mengetahui segalanya, sepandai-pandainya seseorang tidak mungkin pandai dalam segala hal. Seperti presiden pandai dalam berpolitik, namun di bidang kesehatan belum tentu dia pandai dan pengetahuannya di bidang kesehatan belum tentu benar menurut dokter. Jadi tidak selamanya seseorang selalu benar dalam pengetahuannya. Bila kita ingin berkembang harus rendah hati dan mau belajar dari orang lain, mendengar pendapat orang lain. Orang pandai bisa gagal karena menganggap dirinya yang paling benar sedangkan orang yang biasa-biasa saja bisa sukses karena mau belajar dari orang lain dan menjadi pendengar yang baik.

Jadi teman-teman mari terima dan dengarkan pendapat dari orang lain, seandainya beda pendapat janganlah tanggapi dengan kemarahan apalagi kebencian, ambillah hikmahnya dan petiklah kalimatnya positivenya dengan begitu wawasan kita semakin luas dan mampu bersosialisasi dengan baik untuk membangun jejaring yang solid....


Rabu, 20 Maret 2013

SURVEY PENATAAN BARANG FMI (Fast Moving Item) RETAIL

     Salah satu cara agar toko lebihmenarikadalah dengan menata barang dagangan dengan sedemikian rupa agar tampak lebih menarik, meyakinkan, dan lebih rapi tentunya dengan harapan penjualan semakin meningkat. Perlu kita ketahui semua toko retail memiliki store designer yang menarik dalam penataan barang sehingga antara fast moving product maupun slow moving product bisa terjual secara optimal.


     Di sini saya akan memamparkan salah satu contoh sebuah toko dalam menempatkan barang-barang dagangannya. Laporan yang saya tulis ini atas dasar survey dan pengamatan yang telah saya lakukan. Toko yang akan saya paparkan disini adalah Circle K. Dimana sebuah toko retail yang menjual barang-barang makanan instan.

    Di bagian area pintu masuk, designer Circle K dibuat sangat menarik dengan peletakan warna barang yang mencolok seperti pemajangan majalah sehingga mampu menarik perhatian orang yang berlalu lalang untuk berhenti dan memasuki toko. Selain itu disebelah majalah terdapat koran yang memang menjadi barang fast moving sehingga saat pelanggan membeli koran ada dorongan untuk membeli majalah ataupun buku yang tersedia.

    Memasuki display rak di bagian kasir, saya amati digunakan untuk meletakan barang-barang promosi ataupun barang-barang katagori slow moving seperti batu baterai, korek api, obat-obatan, wine, bolpoin dll. Adapun rokok, beberapa minuman, permen yang terpajang di rak display area kasir. Biasanya pelanggan ketika mengantri di area kasir, mereka banyak meluangkan waktu untuk melihat-lihat apa yang ada dihadapannya. Saat mengantri biasanya pelanggan suka comot sana comot sehingga akan menguntungkan bagi peritel.

    Di lorong area yang tidak jauh dari kasir juga terletek beras. Menurut saya beras yang sebenarnya adalah fast moving pruduk akan menjadi produk slow moving karena positioning Circle K bukan menjual beras. Circle K juga memperhatikan penataan barang menurut warna. Warna-warna yang cerah diletakan dibagian yang mudah dilihat dengan begini diharapkan bisa menarik perhatian pengunjung.

   Sedangkan untuk produk laris (fast moving product) diletakan di rak bagian bawah karena produk laris bagaimanapun akan tetap dicari pembeli, walau diletakan di bagian bawah pembeli akan menemukannya dan bersedia menjongkok untuk mengambilnya. Untuk produk yang kurang terkenal ditempatkan dibagian yang sejajar dengan mata.

    Dalam penataan snek ataupun minuman saya amati dilakukan dari ukuran yang paling besar di sebelah kakan kemudian ditata hingga ukuran yang paling kecil. Minuman adalah fast moving product yang sering sekali dicari pembeli oleh sebab itu peritel Circle K memanfaatkan peluang ini dengan meletakan jenis-jenis minuman di lorong bagian dalam dengan tujuan agar pelanggan melewati produk-produk yang bukan menjadi tujuannya dalam proses belanjanya. Survey membuktikan seseorang membeli secara emosional artinya seseorang akan membeli apa yang dihadapannya atau dilihatnya. Penempatan roti terletak di area bagian pintu keluar dan tak jauh juga dari rak display minuman.

Sekian pengamatan saya, semoga bermanfaat....    
                                                                                                                                      

Senin, 18 Maret 2013

Rangkuman Diskusi BMC (Business model Canvas)

      Seperti biasa di malam minggu mahasiswa PER Batch 02 kls C mengadakan diskusi bersama bpk dosen. Acara diskusi ini kami sepakati di setiap hari malam minggu jam 11 tengah malam. Di minngu ini kami diskusi Business Model Canvas (BMC) dan untuk diskusi minggu ini berbeda seperti sebelumnya yang hanya diikuti oleh siswa kelas C saja yang dimana diselenggarakan oleh dosen wali kelas C. Diskusi kali ini diikuti juga oleh mahasiswa kelas A dan B bahkan siswa sit-in juga diperbolehkan bergabung di ruang diskusi.

       Busniess Mode Canvas adalah sebuah gambaran tentang bagaimana bisnis itu dijalankan. Di sini bapak dosen memberikan contoh toko 7 eleven dengan tujuan agar kami bisa lebih mudah untuk memahaminya. Model bisnisnya  7 eleven adalah buka 24 jam, punya cabang dimana-mana, pelayanan cepat dll. Untuk mewujudkan model bisnis yang seperti ini dibutuhkan sebuah bisnis plan, begitulah penjelasan dari Pak Nur Agustinus. Jadi kesimpulannya bisnis plan adalah rencana bisnis sedangkan bisnis model adalah model bisnisnya. Dari model bisnis kita bisa membentuk sebuah rencana oleh sebab itu sebelum kita membuat bisnis plan hal yang perlu kita lakukan terlebih dulu adalah membuat model bisnis.

      Selain hal model bisnis dan bisnis plan ada poin penting yang perlu kita lakukan sebelum membuat perencanaan (bisnis plan) yaitu studi kelayakan usaha. Studi kelayakan usaha itu menguji apakah sebuah bisnis itu layak dilakukan atau tidak. Layak yang dimaksud yaitu dari segi segi pemasaran dan keuangan, apakah prospek atau tidak. Lalu siapa yang menguji? yang menguji adalah kita sendiri berdasarkan riset dan hitung-hitungan angka. Jadi urutan pembuatanya adalah Model Bisnis-->Kelayakan Usaha-->Bisnis Plan. Namun ada juga yang berpendapat jalani bisnis dulu baru tau layak atau tidaknya bisnis tersebut dan berpendapat tidak perlu menghitung pertimbangan untung dan rugi sebelum memulai bisnis, menurutnya kalau itung-itungan melulu tidak jalan-jalan bisnisnya dan bisa-bisa tidak jadi bisnis karena sudah tau letak kerugiannya.

       Namun menurut pendapat saya menghitung kelayakan usaha sangatlah penting sebelum memulai usaha daripada jalan dulu kemudian baru tahu kalau bisnis itu tidak layak dan mengakibatkan kegagalan. Ada dua ukuran yang digunakan pada umumnya untuk menghitung kelayakan usaha yaitu pasar dan uang. Dalam menghitung kelayakan usaha memang perlu menggunakan skenario optimis dan pesimis sebab kondisi tidak bisa dipastikan. Misalnya mau jualan bakso, maka kita bisa perkirakan berapa pembeli seharinya.

       Kalau kita mau usaha pastinya kan butuh modal dan modal antara lain adalah uang. Misalnya saya buka usaha modalnya Rp100 juta. Maka seandainya saya punya uang 100 juta dan tidak saya apa-apakan, saya taruh dibawah bantal maka setahun lagi uang sayapun akan tetap sama tidak akan bertambah banyak. Sedangkan kalo saya taruh uang tersebut ke deposito uang saya akan bertambah. Artinya kalau saya masukan deposito,saya kan nggak kerja apa-apa uangnya akan nambah jadi lebih banyak. Nah kalau nganggur aja uang bisa tambah banyak dengan dimasukan deposito, maka kalau kita mau gunakan buat modal usaha maka seharusnya uang saya harus lebih banyak dari bunga deposito.

      Contoh lain saya beli sebuah tas dengan modal harga 500 $ kemudian saya jual dengan harha 1000 $, maka bisnis saya ini dari segi uang bisa dikatakan layak. Tapi ternyata karena profitnya menggiurkan maka munculnya banyaknya persaingan nah disinilah faktor pasar berperan. Jadi aspek kedua soal kelayakan usaha adalah pasar.Dalam pasar ini meliputi seberapa banyak pelanggan dan pesaing. Misalnya mau buka toko, eh ternyata toko sejenisdi desa saya sudah ada 10 toko sementara pelanggannya terbatas jadi survey itu juga penting sebelum mulai usaha. Maka sebaiknya bisnis yang bagus yaitu cari peluang denga produk yang inovatif yang banyak peminatnya namun baru sedikit yang menjalankan usahanya atau sering dikenal sebagai strategy blue ocean.

      Untuk memulai usaha sebisa mungkin pake uang sendiri/modal sendiri tapi untuk mengembangkan usaha baiknya pake modal pinjaman/bank karena ini tak lepas dari cash flow. Kalau kita menggunakan uang pribadi untuk mengembangkan usaha itu akan mempengaruhi cash flow kita yaitu akan berdampak kekosongan dalam kas. Memulai bisnis dan mengembangkan bisnis mempunyai titik beda. Bisnis kita mulai dikatakan berkembang kalau kita sudah melewati titik break even point (BEP) dimana biaya dan pemasukan itu sudah impas, artinya usahanya mulai untung. Kalau sudah untung baru kita bisa mengembangkan usaha.

        Apapun bisnisnya, tentu kita sudah tahu mau bisnis apa kan? Entah mau buka toko mainan, toko baju, warung makan dll. Yang paling penting dalam BMC pertam kali yang mesti dipikirkan adalah "SEGMEN PELANGGAN" (customer segmen). Siapa yang mau membeli produk atau jasa kita harus jelas target pasarnya. Setelah kita menentukan customer kita, maka kita menuju ke value proposition, artinya apa yang mau kita tawarkan ke customer kita.

      iPhone dan Samsung sama-sama membuat product handpone namun keduanya mempunyai pasar yang berbeda. Orang membeli iPhone karena berdasarkan gengsi mereka yaitu merk yang sudah terkenal bagus. Segmen pasarnya iPhone adalah pencinta produk Apple. Perusahaan Apple berhasil membuat pelanggannya bangga memakai produk Apple yang di produksi dengan jumlah yang terbatas. Setelah iPhone  menentukan customernya lalu perusahaan tersebut menentukan value propositionnya dalam slogan "The Biggest Thing to Happen to iPhone Since iPhone", yang mempengaruhi pikiran customer untuk memiliki produk terbarunya. iPhone berhasil melakukan positioning di benak konsumennya dengan merk yang terlenal bagus. Sehingga pencinta Apple rela antri untuk bisa memiliki produk Apple.