Kamis, 17 Januari 2013

JR #2# Malam Jum'at Ngantuk

         Malam jum'at ini berbeda dangan malam-malam sebelumnya yang bisa tahan bergadang sampe pagi karena memang ada tugas-tugas yang harus saya pelajari sehingga dosen sekaligus mentor saya membeli julukan CIBLEK (cilik-cilik betah melek) kepada saya. Saya harus pelajari semua modul yang ada di folder bacaan dan mengerjakan tugas quiz yang ada di dalamnya. Forum pembelajaran ini ada di web EDMODO tampilanya seperti facebook. Di malam ini saya terasa sangat lelah,  mata saya pun tidak bisa di ajak untuk berkompromi apalagi ketika baca modul yang terpampang di layar monitor hingga akhirnya saya tertidur begitu saja di depan computer.

           Pukul 1.30am saya terbangun dari tidur karena tidur saya yang tidak teratur membuat badan saya terasa sakit. Dalam keadaan setengah sadar saya teringat dengan materi-materi yang belum selesai saya baca. "Aduh kok aku tertidur padahal masih banyak materi yang harus saya pelajari dan pahami padahal waktu luang saya untuk buka computer hanya dimalam hari, gimana nich tugas blog ku juga belum aku kerjakan". Akhirnya saya kembali menyalakan computer saya karena keadaan saya yang masih ngantuk ketika membaca modul saya kesulitan untuk memahaminya bahkan tidak fokus.

          Dalam keadaan seperti ini saya akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan membaca folder-folder yang tersedia di edmodo. Untuk mengurangi rasa spaneng dengan iseng saya ambil foto sendiri dengan gaya-gaya yang lucu. Saya lihat foto-foto yang ada di hp saya sambil senyum-senyum sendiri dan berkata "hmmmm.... Zee Gadies Lenjeh" xixixixi.....

        Perasaan spaneng ku akhirnya hilang juga terus saya kembali dududk di depan computer. Saya buka video BILLIONAIRE dan saya tonton kembali kisah film ini. Film ini sangat menginspirasi saya yaitu tetang perjalanan sosok seorang pemuda yang dulunya adalah pecandu main game on line dan keluarganya terlilit hutang yang sangat banyak berubah menjadi seorang pengusaha rumput laut yang terkenal di Thailand bahkan di berbagai negara. Meski saya sudah menonton film ini sebelumnya namun saya tak pernah merasa jemu untuk menontonnya kembali.

         Saya sangat kagum dengan karakter pemuda ini yang bernama TOP meski di usianya yang sangat muda dia tak pernah menyerah dan selalu berusaha untuk mewujudkan impianya menjadi seorang yang kaya dan sukses. Berbagai kegagalan dia lalui namun tak pernah mematahkan semangatnya untuk berhenti mewujudkan mimpi-mimpinya hingga ahirnya dia mencapai puncak kesuksesan menjadi seorang pengusaha di usia 26 tahun.

Banyak sekali pelajaran yang saya peroleh dari kisah film BILLIONAIRE ini di antaranya:

  1. Berfikirlah positive dalam setiap hal karena pikiran positive akan membentuk sebuah kekuatan. Jika kita berfikir kita akan kaya maka kita akan kaya, jika kita berfikir kita akan sukses maka kita akan sukses
  2. Sebelum memulai bisnis cari tahulah apa yang menjadi kebutuhan pasar sehingga Anda akan memutuskan bisnis yang tepat
  3.  Sebelum kita menjual produk kita, mintalah pendapat kepada orang lain apakah produk tersebut layak untuk dipasarkan
  4. Perhatikan kemasan produk sebelum dipasarkan
  5. Dalam berdagang yang terpenting adalah bagaimana cara kita menyampaikan kelebihan produk kita kepada pelanggan
  6. Bonus, diskon, dan lokasi yang strategis sangat mempengaruhi minat pelanggan untuk membeli produk kita
  7. Terapkan sistim HUTAN RIMBA dimana produk kita bisa tersebar ke seluruh kalangan bahkan ke seluruh dunia. Semakin banyak orang mengenali produk kita semakin besar pula peluang pemasaran.

Selasa, 15 Januari 2013

Komunikasi

         Setelah saya pelajari mengapa seorang sales menjual produk yang sama dengan sasaran yang sama pula namun hasil yang diperoleh bisa berbeda. Semua itu terletak pada kekreatifan masing-masing dalam berkomunikasi dan cara penyampaianya idenya kepada pelanggan. Ingat yang dicari/dibeli seseorang bukanlah sebuah produk melainkan kegunaanya ataupun sebuah solusi dari masalahnya. Jadi untuk mendapatkan hasil yang lebih diperlukan ide-ide yang kreatif dan inovatif agar seseorang tidak sanggup bilang tidak.

          Dalam dunia bisnis kecakapan komunikasi adalah sesuatu yang sangat penting dan menjadi kunci dalam sebuah kesuksesan. Jika posisi kita sebagai pembicara hendaklah fokus pada pesan yang akan di sampaikan, meyakinkan pendengar dengan berita yang kita sampaikan dan usir kabut ketidakjelasan. Sebaliknya jika posisi kita sebagai pendengar, jadilah pendengar yang aktif dengan mengungkapkan fakta, apresiasi dan dorongan kepada lawan bicara kita agar dia merasa senang.

        Dari komunikasi kita akan membangun jejaring network yang akan sangat berpengaruh dalam sebuah usaha kita.Tahap untuk membuka sebuah percakapan bisa di mulai dari basa-basi misal "apa kabar?" yang akan berlanjut pada fakta, pendapat kemudian perasaan. Seseorang akan merasa senang apabila yang di bicarakan adalah dirinya dan fokus pada dirinya. Orang akan tertarik pada Anda jika Anda tertarik pada dirinya terlebih dulu maka sebaiknya sapalah seseorang terlebih dulu, jangan menunggu untuk disapa. Untuk membangun jejaring yang luas, carilah teman sebanyak-banyaknya.
Berkenalan
  • Sebukan nama Anda terlebih dahulu
  • Jika Anda tidak jelas mendengar nama mereka, mohon mereka untuk mengulanginya
  • Panggil dia dengan namanya
  • Berikan kartu nama jika memungkinkan
  • Minta kartu nama mereka
  • Pegang dulu kartu nama mereka, jangan langsung masukan ke kantong
Apa saja yang perlu dibicarakan:
  1. Topik yang menarik atau lucu dari surat kabar
  2. Tanyakan keluarga mereka sebagai ungkapan perhatian kita terhadapnya
  3. Berikan kabar terbaru mengenai olahraga, artis, sosial yang sedang actual
  4. Tanyakan pendapat mengenai ekonomi, masalah sosial terakhir dan sebagainya
Kapan hendaknya percakapan tidak dilakukan
  • Ketika seseorang sedang berkonsentrasi ; membaca, bekerja, terlibat dalam percakapan lain
  • Ketika sedang dalam aktivitas yang bersifat pribadi ; di toilet, kamar ganti, ruang tunggu dokter
  • Ketika seseorang secara nyata tidak berespon pada Anda atau segera kembali pada aktivitasnya setelah merespon seperlunya.
Seorang Entrepreneur memiliki ciri "Pemburu Peluang" yang ujung-ujungnya menciptakan pelanggan, sehingga komunikasi menjadi kunci keberhasilan seorang Entrepreneur dalam menciptakan pelanggan
Komunikasi bisa SATU ARAH (Pidato) dan DUA ARAH (Percakapan)

Urutanyang paling diperhatikan dalam berkomunikasi:
  • Bahasa Tubuh          55%
  • Intonasi                    38%
  • Pesan kata-kata         7%
Dalam komunikasi DUA ARAH yang efektif
Pendengar yang aktif
  1. Kembali menyebutkan fakta yang disampaikan oleh pembicara
  2. memberikan apresiasi kepada pembicara
  3. Memberi dorongan kepada pembicara
Pembicara yang efektif:
  1. Memusatkan pembicaraan kepada pesan yang ingin disampaikan
  2. Meyakinkan pendengar untuk pesan yang dia sampaikan
  3. Menghindari semua topik yang akan menciptakan ketidakjelasan

Sabtu, 12 Januari 2013

JR #1# Tiada Logika Tanpa Logistik

         Minggu 6 January 2013 detik-detik pembukaan kelas UCDE (Universitas Ciputra Distance Education). Di hari minggu tersebut juga awal dimana kelas Mandiri Sahabat di buka dan saya termasuk salah satu anggota Asisten Mentor kelas dasar yang semuanya terdiri dari 21. Saya sangat senang dengan kesempatan yang di berikan oleh Bank Mandiri dan UCEC untuk belajar mengembangkan diri menjadi pemimpin. Maka dari itu saya tidak berfikir dua kali untuk tidak menolak kesempatan ini. Belajar dan berbagi kepada sesama adalah kesukaan saya jadi meskipun jadwal tugas sangat padat saya tetap semangat untuk mengikuti semua kegiatan. Seperti pisau bila tidak pernah di asah lama-lama pisau tersebut tak akan tajam lagi begitu pula dengan otak jika kita punya ilmu tidak di manfaatkan untuk berbagi lama-lama kita juga bisa lupa.

          Setelah saya selesai mengikuti program Mandiri Sahabat tepatnya pukul 5.00pm, saya kembali mengadakan pertemuan untuk group kami SMART WONDER yang kebetulan 4 dari anggota berada di tempat yang sama tinggal 1 anggota yang belum sempat bersama karena dia berada di kelas lanjutan dan akhirnya kamipun menuju temapat di mana kami semua bisa berkumpul. Meskipun sibuk dengan aktivitas masing-masing kami selalu berusaha meluangkan waktu untuk bersama, jika tidak bertemu kami tetap melakukan pendekatan lewat telephone ataupun chat.

         Saat kami bertemu, kami pun berdiskusi tentang materi-materi yang telah diberikan oleh Bpk. Dosen karena adanya tugas explorasi mengenai toko akhirnya kami sepakat untuk jalan mengamati sebuah toko walau sebelumnya kami pernah melakukan explorasi di daerah masing-masing namun untuk kali ini kami ingin bersama-sama melakukan explorasi. Kebetulan kami juga sedang membutuhkan sesuatu untuk kami beli. Kami pergi ke pasar tradisional hingga ke toko-toko di sebuah mall kecil.

        Waktu sudah semakin malam akhirnya mbak Puji sama mbak Parti pamit untuk pulang, niat untuk makan malam bersama tertunda. Sebenernya saya juga sudah lapar tapi karena ingin menyelesaikan semua urusan saya abaikan rasa lapar saya. Setelah 2 anggota pulang tinggalah kami bertinga dan kami melanjutkan menuju ke sebuah mall kecil. Karena kebutuhan kami berbeda akhirnya kami berpisah menuju ke masing-masing toko yang menyediakan apa yg kita butuhkan.

         Setelah mendapatkan apa yang saya perlukan saat iotu saya benar-benar sudah sangat lapar. Saya cari mbak Misi untuk makan bersama sedangkan Sofy sedang antri untuk membeli MBB. Karena waktu yang sudah mepet harus segera pulang akhirnya saya dan mba Misi makan dulu. Setelah saya selesai makan, saya tersadar dengan tugas yang di berikan oleh pak Nur Agustinus yaitu explorasi toko sepi. Sambil mengamati keadaan di sekeliling saya, pandangan sayapun tertuju pada sebuah toko seni pahat yang sangat sepi bahkan tidak ada satu orangpun yang memasuki toko tersebut. Ternyata bener juga dengan prinsip yang di utarakan oleh pak Dharma Kusuma seorang dosen dari UCEC yang mengatakan "TIADA LOGIKA TANPA LOGISTIK". Setelah purut kenyak idepun keluar dari pikiran.

        Tanpa menunggu Misi yang masih menikmati makanannya saya masuk ke toko tersebut. Di dalam terlihat pemilik toko yang sedang asik membuat sebuah hiasan patung. Sambil basa-basi saya bertanya dengan pemilik toko tersebut dan ternyata dia merespon pertanyaan pertama saya. Saya lanjutkan dengan pertanyaan berikutnya dan tak lama kemudian Misi datang menghampiri dengan ide smartnya memotret dan merekam video. Kami berdua saling melemparkan sebuah pertanyaan kepada pemilik toko yang terjawab semua oleh si pemilik toko.

         Saya senang sekali telah berhasil mendapat informasi baru yang berkaitan dengan tugas yang di berikan oleh Bpk. Dosen kami. Hari terasa begitu cepat dan berarti jika kita bisa memanfaatkanya sebaik mungkin.
Kesibukan bukanlah sebuah alasan utama untuk tidak belajar.

Kamis, 03 Januari 2013

Survey Mall

     Pada umumnya mall akan kebanjiran pengunjung bila public holiday tiba ataupun di hari sabtu dan minggu. Jika di hari biasa  area yang biasanya terlihat sangat luas dan sangat leluasa untuk jalan tiba-tiba terasa sangat sempit karena terlalu banyaknya orang, jalanan bebas diantara toko satu dengan toko lainnya di padati oleh para pengunjung yang sedang berlibur. Tidak heran juga jika para pengunjung membelanjakan uangnya jika ada sesuatu yang mereka butuhkan dan yang terutama hal yang sesusai dengan keinginan mereka.

     Pada tanggal 01 Januari kebetulan ada tugas dari Pak dosen yaitu survey mall. Mall yang pertama saya tuju adalah Hollywood Plaza, jam 9.00 am saya sudah berada di bangunan megah tersebut. Saya amati di setiap toko yang berada di mall tersebut namun banyak yang belum buka, rata-rata jam 10-10.30 am baru buka. Lain halnya dengan Mc.Donal'd yang sudah rame dengan pengunjung  yang sedang menikmati breakfast. Saya amati selalu ramai dengan pengunjung, di pintu masuk terpajang dengan rapih sebuah mainan anak-anak untuk menarik perhatian selain itu ada yang unik yaitu terdapat sebuah rekaman radio singkat yang mempromosikan sebuah hadiah tiket gratis ke tempat rekreasi jika makan di Mc.Donald untuk mendapatkan undianya. Menurut saya ini menarik, sebuah iklan yang sudah pasti beritanya sampai ke pengunjung yang melewatinya tanpa harus membaca brosur. Mc.Donald mempunyai dekorasi yang khas dan mudah di ingat  oleh para pelanggan.

      Di lihat dari ruanganya simple namun tertata dengan rapih, para pelanggan bisa duduk santai tanpa ada pengusiran meskipun duduk berjam-jam. Kebersihan ruanganpun terjamin, setiap saat ada petugas yang dengan siap sedia membersihkan kotoran yang berada dalam ruangan. Pelayanan yang diterapkan dengan keramahan membuat para pelanggan tidak segan untuk memasukinya. Semua petugas nampak rapih dan bersih ditambah dengan wajah-wajahnya yang muda. Menu yang di sajikan Mc.Donald sesuai dengan keinginan pasar entah anak kecil hingga orang dewasa harganya pun terjangkau oleh semua kalangan.
     Dari pengamatan saya mulai jam 9.00am-12.30pm antrian di 5 kasir Mc.Donald selalu panjang dan tidak ada habisnya. Semua kursi pun di penuhi oleh pelanggan yang saya perkirakan sekitar  250 kursi. Saya lihat setiap pelanggan minimal membelanjakan  HKD$30 berarti di setiap setengah jamnya minimal penjualanya mencapai HKD$7.500 belum lagi dengan pelanggan take out bayangkan saja dalam waktu 1jam hasil jual  yang di dapat sekitar HKD$15.000 dan tak heran jika Mc.Donald berjaya hingga saat ini. Coba hitung saja omzet peharinya jika Mc.Donald beroperasi dari jam 8.30am-11.00pm ataupun beroperasi 24jam

                                                                       Padatnya pengunjung dengan antrian yang sangat panjang
Bila saya amati memang untuk ritel kuliner rata-rata rame pengunjung


             Berbeda dengan fashion... 
    Ketika saya mengamati toko pakaian ada yang rame di kunjungi pelanggan dan ada yang sangat sepi. Toko yang banyak di kunjungi saya amati karena menampilkan harga yang relatif murah dibanding toko lainya yang terpapar besar di depan toko. Warna toko yang terang juga saya amati sangat berpengaruh bagi para pengunjung untuk memasukinya. Toko yang tampilanya terang lebih banyak di kunjungi daripada yang corak warnanya redup. Saya amati dari berbagai pengunjung toko, ketika sedang memilah-milih produk yang sesuai mereka sangat menikmati alunan musik yang diputarkan oleh toko yang bersangkutan. Jadi kesimpulannya musik yang pas dengan selera pengunjung akan membuat para pengunjung betah berlama-lama di dalam toko tersebut. sehingga memungkinkan para pengunjung untuk membeli lebih banyak. Cara tata letak produk juga penting untuk diperhatikan. Baju yang di gantung akan lebih mudah lihat dan mudah juga untuk di ambil daripada baju yang tertumpuk di sebuah rak. Semakin mudah di lihat pengunjung semakin besar pula peluang pengunjung untuk mencobanya.

    Ini adalah sebuah toko tas yang menurut saya penampilannya unik dan berbeda. Tadinya sebelum saya memasukinya, saya kira bangunan yang nampak seperti rumah-rumahan tersebut cuma sebatas hiasan untuk memaparkan produk-produk tasnya. Ternyata dugaan saya salah, saya baru tahu setelah saya memasukinya. Bangunan rumah kecil yang berada di tengah-tengah toko tersebut itu adalah kasir. Produk tasnya tertata rapi di tepi-tepi tembok sedangkan kasir berada di tengah. Meski tata letaknya unik namun menurut saya ada yang tidak pas dari segi dekorasinya. Dekorasi yang terlalu banyak dengan warna yang menyolok justru akan mengurangi daya tarik produk yang di pasarkan karena yang lebih nampak menonjol yaitu dekorasinya daripada produknya. Orang yang lewat pandanganya lebih tertuju pada dekorasinya daripada produknya.

Rabu, 02 Januari 2013

New Year New Mindset

    Jika di tahun sebelumnya saya adalah seorang yang cuek dengan keadaan/kondisi di sekeliling saya namun berbeda di tahun 2013 ini. Dulu saya tak pernah dan tak ingin tahu apalagi mengamati apa yang ada di sekeliling saya, yang penting saya happy ya sudah. Tanggal 01 Januari  yaitu hari dimana seseorang mengatakan sebuah awal untuk membuka kehidupan baru di tahun yang baru.Semua orang berharap dan berlomba-lomba merubah dirinya untuk menjadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya,
    Begitu pula yang terjadi pada pemikiran saya sekarang. Sudah saatnya saya harus merubah mindset saya, mindset pelanggan become mindset entrepreneur. Pemikiran saya yang dulunya hanya terpacu pada apa yang saya butuhkan dan saya inginkan tanpa mengamati/perduli  apa yang orang lain butuhkan namun berbeda dengan diri saya yang sekarang dalam mengamati kondisi/situasi di sekeliling saya.
     Dulu bila saya berpergian/jalan-jalan dan bergabung dengan masyarakat saya hanya memanfaatkan panca indra saya untuk menikmati keadaan, bila suka saya pandang dan bila tidak suka saya lewatkan begitu saja tanpa berusaha untuk menganalisis keadaan yang sudah saya lihat "bagaikan orang pasif yang tak ingin berkreatif". Baru saya sadari sekarang mengapa banyak sekali pengangguran kususnya di Indonesia. Ya... sekarang saya tahu jawabanya bukan karena Negerinya yang tidak maju namun karena kurangnya pengetahuan SDM (Sumber Daya Manusia) mengenai pendidikan entrepreneurship. Selama ini banyak sekali seseorng yang tidak menyadari bahwa di sekeliling kita sesungguhnya banyak sekali peluang bila kita peka terhadap situasi di sekeliling kita. Lihat saja mengapa negeri China begitu maju? Ya... Anda pasti tahu jawabanya karena masyarakat China kebanyakan otak mereka adalah otak entrepreneur yang sangat peka terhadap peluang, yang terinspirasi untuk menghadapi sebuah tantangan. Mereka sangat kreatif dan selalu berusaha keluar dari zona yang tidak nyaman. Lain halnya dengan masyarakat di Indonesia yang takut keluar dari zona yang sudah nyaman ataupun zona yang tidak nyaman.
    Banyak juga para peritel golongan kecil di Indonesia namun kadang tidak bertahan lama karena kurangnya ilmu manajemen ritel, kebanyakan dari mereka membuka usaha tanpa perhitungan, tanpa melakukan survey pasar ataupun inovasi akhirnya mereka harus gulung tikar. Penting sekali untuk para pembisnis pemula mempelajari skill managen ritel sebelum terjun langsung dalam usaha yang digeluti agar bisnis yang dijalankan bertahan lama/langgeng dan tidak takut menghadapi  tantangan ataupun pesaing-pesaing bisnisnya. Dulu sebelum saya tahu tentang bagaimana mindset seorang entrepreneur, saya adalah seorang yang cuek dan tidak pernah terpikirkan tentang pelajaran yang bisa di dapat dari manapaun dan dari apapun yang kita lihat.
    Semenjak saya bergabung dengan UCDE pandangan saya berubah terutama dalam melihat sebuah peluang. Berawal dari pandangan jadi apa yang saya lihat saya pelajari, apa yang saya dengar rekam dalam memori untuk dipahami. Saya jadikan semua itu sebagai sumber informasi untuk bertindak menjadi yang terbaik. Dengan adanya informasi-informasi yang kita dapat, dari situlah kita bisa melakukan TAKUTIRUKO (TAmbah, KUrang, TIru, RUbah, KOmbinasi) apalagi bila kita ingin terjun dalam dunia bisnis dan menghadapi persaingan. Dari segi pendengaran saya akan manfaatkan mendengarkan keluhan" seseorang  untuk mencari solusinya. Mindset seorang pengusaha/entrepreneur dimana ada masalah bagi seseorang disitulah terdapat sebuah peluang karena seorang entrepreneur sangatlah peka terhadap peluang. Seorang entrepreneur akan selalu menggali ide-ide kreatif tanpa henti untuk menciptakan sesuatu yang baru yang dibutuhkan masyarakat bahkan seorang entrepreneur mampu merubah barang" yang dianggap tidak berguna menjadi sesuatu yang sangat bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat.
 
Bersama UCDE aku tidak takut untuk bermimpi..... 


Sabtu, 29 Desember 2012

PERSIAPAN KELAS UCDE PER

   
     PER (Pengantar Entrepreneur Ritel) adalah program kuliah entrepreneur jarak jauh di bidang ritel yang di selenggarakan oleh Universitas Ciputra Entrepreneurship dengan nama lain UCDE (Universitas Ciputra Distance Education). Pembelajaran ini berjalan melalui via internet jadi semua tugas, materi maupun diskusi dilakukan melalui internet karena pendidikan ini adalah pendidikan jarak jauh, bahasa kerenya "Distance Leraning Education". Pendidikan ini dilaksanakan secara mandiri. 

     Aku adalah salah satu dari 78 mahasiswa PER batch 2 yang berasal dari berbagai negara yaitu Hongkong, Korea, Malaysia dan Indonesia. Setelah saya memutuskan untuk bergabung di UCDE saya harus bisa mempersiapkan diri dengan baik dan bagaimana memanfaatkan waktu luang secara optimal. Mengatur jadwal pembelajaran ini bukanlah suatu yang mudah karena kesibukan pekerjaan saya yang begitu padat dan full day. Meski waktu saya terbatas, saya tetap optimis melanjutkan pembelajaran ini hingga akhir... ya karena saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu dan kesempatan ini. 

     Meskipun saya mengikuti kuliah jarak jauh ini, saya akan tetap konsisten dengan pekerjaan saya tanpa harus mengecewakan bos saya dengan waktu extra yang saya perlukan  dalam pembelajaran ini. Saya gunakan waktu istirahat di malam hari untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh bpk.dosen. Ya... tidak heran jika waktu istirahat buat tidur menjadi berkurang namun semua itu tidak akan mematahkan semangat saya demi mendapatkan ilmu untuk kehidupan saya.

       Saya dan impian saya berada di tangan saya....

    Beruntung mentor kami di sini adalah seorang sabar dalam mendidik, memahami segala keterbatasan, selalu memberi support kepada kami dan memberikan materi secara detail sampe kami bener-bener mengerti. Semua ini bertujuan agar nantinya kami bener-bener menguasai ilmu ritel. Jadi sebelum terjun langsung ke dunia bisnis kami mampu menghadapi segala tantangan dalam dunia bisnis yang sudah diperhitungkan sehingga tidak hanya main hajar saja dan asal berbisnis saja. Alhamdulillah kami juga mempunyai astor yang baik hati, selalu mengingatkan kami dan mengarahkan kami untuk melakukan hal yang terbaik. 

     Di sini juga ada kelompok belajar bersama dan dari setiap kelompok terdiri dari 5 anggota. Senang sekali saya mempunyai group yang sangat kompak dan mempunyai semangat belajar yang tinggi selain itu mau berbagi bersama entah dalam hal diskusi ataupun bertukar pengetahuan. Group kami dinamakan "SMART WONDER". Kebersamaan kami menjadi semakin erat dengan kekompakan....


    Apalagi setelah saya di tunjuk dan dipilih menjadi ketua kelompok oleh para anggota SMART WONDER, ini memicu saya untuk lebih kreatif dari sebelumnya karena menurut saya sebagai pemimpin bukanlah suatu mudah dilakukan. Saya harus bertanggung jawab agar tidak mengecewakan keperecayaan yang sudah diberikan oleh teman-teman. Kepercayaan teman-teman saya jadikan sebagai motivasi untuk melakukan segala sesuatu dengan sebaik mungkin dan saya harus lebih berani menghadapi tantangan. Saya harus berani berubah dan berani menyingkirkan rasa tidak percaya diri saya.... Segalanya membutukan proses, hanya satu kunci yang perlu kita punya "NEVER GIVE UP"

  SALAM ENTREPRENEUR....!!! 

Jumat, 28 Desember 2012

KECERIAAN BBQ PER


      Selasa, 25 Desember adalah public holiday, yang sebenarnya adalah Christmas day. Biasanya bila ada public holiday selain hari minggu saya akan habiskan liburan saya ke tempat yang terdekat dengan rumah, namun berbeda dengan liburan kali ini. Liburan kali ini adalah liburan yang special untuk BBQ bersama para siswa-siswi PER 1 dan PER 2 dalam rangka silaturahmi untuk saling mengenal satu sama lain. Akhirnya saya memutuskan untuk mengikutinya karena pasti akan menjadi moment yang seru.

      Senang sekali rasanya saya bisa mengikuti acara ini yang dihadiri dari anggota PER batch 2 serta para astor. Dari group Smart Wonder hanya 3 orang saja yang bisa ikut karena yang 2 tidak bisa libur. Pertemuan ini sangat berkesan ada keceriaan, kebersamaan, kemesraan, keakraban bercampur menjadi satu yang tadinya hanya sebatas kenal di dumay (facebook) sekarang bagaikandalam satu ikatan keluarga besar. Sambil bakar-bakar dan menikmati semilirnya angin di tepi pantai yang diikuti alunan nada salam 3 jari membuat saya lupa akan kelelahan dalam pekerjaan sehari-hari saya.

      Selain makan-makan acara BBQ ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan entrepreneur jadi bermain sambil belajar, asik bukan..?? Banyak juga loh yang dapat hadiah bahkan seluruh anggota yang hadir juga dapat bingkisan hadiah. Waw sungguh luar biasa pokoknya seru banget dech...
Disamping mempererat keakraban dan menambah wawasan ada juga nich praktek bagaimana menghilangkan rasa setres/jenuh menghadapi sebuah masalah dengan terapi meditasi. Hebat kan acaranya...

      Bila ada kesempatan diadakan acara seperti ini lagi, saya gak mau deh ketinggalan, rugi pokoknya kalau gak ikut...!!! Salam Entrepreneur